Kamis, 08 Oktober 2015

luka yang engkau beri di ujung senja

 Assalamu'alaikum wr.wb..

Mohon jika kalian ingin mengcopy tolong sertakan nama pengarangnya.Insya Alloh cerita yang saya tulis ini asli dari fikiran saya.Jika ada kesamaan mohon di maafkan karena saya tidak tahu dan tidak bermaksud untuk menjiplak hasil karya orang lain.Syukron :)


LUKA YANG ENGKAU BERI DI UJUNG SENJA


Kenapa engkau menumbuhkan rasa ini Ya Robb..? Sakit hati ini mega dwi.Jika aku boleh meminta kepada-Mu.Tolong hilangkanlah rasa ini Ya Robb..

"Dia dia dia telah mencuri hatiku.." Mungkin sepenggal lirik itu menggambarkan perasaanku.
Dia yang mampu membuatku jatuh dalam pesonanya.Dia yang mampu membuatku jatuh cinta.Dia orang pertama yang ku cintai namun semuanya berubah saat itu juga karena dia juga orang pertama yang mampu membuatku sakit karena cinta.

Hati ini bukanlah batu.Hati ini bukanlah mainan yang bisa di mainkan.Tapi dalam hati ini ada perasaan kasih dan sayang untuknya.Hati ini telah dia bawa dan ia lukai.Namun apakah ia merasakannya??

"Nadaa.." suara itu,iya aku sangat hafal betul dengan suara itu.Suara serak serak basah milik temanku,Bagas.
"Iya gas.." jawabku
"Kenapa kamu sendirian? kemanakah Citra?" tanyanya sembari duduk di sampingku.
"Citra lagi ke perpustakaan biasa cari buku sejarah.Kamu tahu sendiri kan dia sangat suka dengan buku yang berbau tentang sejarah.."
"Haha kamu ini ada ada saja."
"Emang itu fakta.Dia sangat menyukainya." kataku.

Tak ada suara diantara kami.Hanyalah keheningan menyelimuti kami.Semuanya kalut dalam fikiran masing masing.
"ehem..Nadaa"p
anggil Bagas
"Iya gas"
"Apakah aku boleh ngomong sesuatu?" tanyanya
"Iya,silahkan"
"Apakah kamu tahu peeasaan ini?.Apakah kamu tahu tahu tentang hati ini?.Apakah kamu merasakan apa yang aku rasakan?Getaran ini selalu datang ketika aku berada di sampingmu" ujarnya
"Lantas,apa maksud dari perkataanmu itu?"
"Aku menyukaimu,aku menyayangimu.Aku mencintaimu.Apakah kamu juha memiliki perasaan yang sama kepadaku?"

Dia mencintaiku.Sungguh hati ini merasa bahagia Ya Robb.Apakah engkau sudah mendengarkan do'a yang ku panjatkan?.

"Nadaa..Kenapa kamj diam?Apakah aku salah telah mencintaimu?"
"Tak..kamu tak salah"
"Lantas,kenapa kamu diam?.Apakah kamu memiliki perasaan yang sama terhadapku?.Jujur hati ini menginginkan lebih dari seorang teman."
"Iya gas,akupun memilikj perasaan yang sama kepadamu"

Aku malu untuk mengakuinya.Namun aku tak ingin menahan rasa itu terlalu lama.Aku mengharapkannya.Berharap dia jodohku di kemudian hari.

Sejak saat itu aku dekat dengannya.Penantian panjang..Aku bertahan karena aku mencintainya.Namun apa yang ia balas? sakit yang aku rasakan.Apakah ini cara dia membalas cintaku?

Astaghfirulloh.Pemandangan apa yang aku dapatkan saat ini.Dia laki laki yang telah mencuri hatiku,sedang berjongkok di hadapan seorang wanita dengan setangkai bunga mawar merah yang ia genggam.
"Bagas.." seketika itu juga tubuhki jatuh.Apa maksud dari perkataannya waktu itu?.Apakah dia hanya memberiku sebuah harapan palsu?.Ya Robb. Kuatkanlah hamba untuk menahan perih ini.

"Nadaa..Apa yang kamu lakukan disini?"
Itu suara sahabatku.Kenapa dia ada disini?

"Nadaa.Kenapa kamu menangis?apakah ada yang menyakitimi?"

Aku tak mampu untuk menjawabnya.Mungkin Citra tahu apa yang membuatku menangis.Citea memelukku dan mengelus puncak kepalaku yang selalu tertutupi dengan jilbab.

"Sabar Nadaa,kamu tak pantas menangisinya.Janganlah kamu biarkan hati sucimu menangis karena hal ini"katanya.
"Aku tak percaya cit.Apa maksud dari perkataannya?bukankah dia mencintaiku?Tapi kenapa dia memilih wanita lain?"
"Tenanglah Nadaa.Istighfar..Jadilah Nadaa yang aku kenal.Tak usah kamu tangisi laki laki macam dia.Jika dia jodohmu Allah akan satukan kamu dengannya.Ingatlah Allah itu maha tahu mana yang terbaik untuk Makhluk-Nya"

"Aku tak percaya cit..arghh.."
"Aku tahu Nadaa.Mungkin dia bukan orang yang tepat untukmu.Berterimakasilah kepada Allah.Karena-Nya kamu tahu apakah dia benar benar mencintaimu?"
"Dia egois cit.Kenapa dia tidak menghargaiku.Apakh dia tidak tahu perasaanku?"
"Sudahlah Nadaa.Aku tak ingin melihatmu menangis.Jadilah Nadaa yang aku kenal.Jadilah Nadaa yang tegar.Aku tahu bagaimana sakitnya karena aku-pun pernah merasakan seperti yang kamu rasakan saat ini."Katanya

"Iya,sekaranh akupun tahu.Terimakasih untuk semuanya cit.Mungkin dia bukan jodohku.Aku berterimakasih karenanya aku bisa merasakan cinta walau yang aku dapatkan hanyalah sebuah harapan kosong" ucapku.
"Baguss..Hapus air matamu kawan.Jodoh tidak akan kemana kok" katanya.

Pantaskah aku menangisinya?.Inilah petunjuk yang Allah berikan,sungguh di luar dugaanku tapi aku harus menerimanya.Mungkin ini takdir yang telah Allah tetapkan.Seperti yang aku ketahui.Laki laki yang keji akan mendapatkan perempuan yang keji begitupun juga sebaliknya Laki laki yang baik akan mendapatkan perempuan yang baik juga.

Dan inilah akhir dari penantian panjangku.Ketika hati telah berubah menjadi perih.Inilah cara yang ia balas.Di ujung senja ini aku bertekad untuk melupakannya.Perih jelas aku rasakan.Inikah caramu memabalas semuanya dengan LUKA YANG ENGKAU BERI DI UJUNG SENJA.

Wallohu a'lam

Cirebon,08 Oktober 2015
14.10

Ana Ratnasari
@anaratna_23

Tidak ada komentar:

Posting Komentar